Tadi nya ku kira cinta yang ku kirimkan itu terlalu rumit .
Sampai kau tak bisa memahami nya .
Dan esok hari nya ku ubah cintaku menjadi lebih sederhana .
Namun ku kira sama saja .
Tak ada balasan yang ku dapat .
Yang tadi nya ku kira kau enggan .
Ternyata aku salah , cinta itu tak sampai padamu .
Ini aneh , cinta itu tak sampai .
Padahal aku sendiri yang mengirim nya .
Tidak seperti surat kemarin sore , yang ku kirimkan melalui pos .
Namun juga tak sampai .
Sampai aku lelah dan mengerti keadaan nya .
Ini waktu yang tepat untuk mematikan rindu .
Dan ini waktu ku untuk membukukan rindu .
Saat nya aku berhenti untuk , terus berharap .
Ternyata tuhan tak menciptakan cinta ini khusus untuk mu .
Aku tau , aku telah keliru .
Tak banyak kata yg bisa ku ungkap . Sudah lelah hati ini letih . Terlalu jauh ku berlari hingga lupa arah kemana aku harus pulang . Aku muak dengan semua janjiku sendiri . Aku benci dengan keadaan ini . Satu kali aku meneteskan air mata beribu ribu jeritan dalam jiwa. Ku ratapi dengan senyuman palsu . Bahkan jika itu adanya aku akan terus tersenyum di depan yg lain. Hari itu tak ingin ku ingat . Terlalu kelabu samar bayangan kesedihan . Sudah cukup semua itu hilang. Lenyap bagai tak ada yg peduli . Walau nyatanya pahit ini yg harus ku hadapi . Aku sanggup memang walau harus merangkak menerjang badai yg terus menerpa . Hingga akhir nya aku berhasil dengan seluruh luka .harapan yg hilang semua yg pergi dan hingga ku menemukan harapan yg baru . Inilah harapanku dialah dirimu.
Comments
Post a Comment