Skip to main content

takdir kita tak sama

kamu mungkin tau .
hanya saja pura pura tak tau.
aku mengerti .
mungkin semua yang terjadi adalah hal yang wajar saja.
aku paham betul jika kau tak mau aku ada di hidup mu lagi.
aku mengerti ..

salahku yang terlalu egois.
tapi aku tak bisa menyalahkan diriku terus menerus.
aku harus melangkah maju.
kau hanya untuk di kenang.
dan kini , kau hanya hidup dalam kenangan ku .
kenangan kita.

yang tak akan mudah kau lupa.
saat air mata menjadi saksi bagaimana haru nya kisah kita.
ketika hujan menyaksikan kita berlari menghidari tetes air nya .
disaat itu tuhan tau betapa bersyukur nya aku memilikimu.
dan ketika malam menyaksikan kesenduan ku menatap rembulan.
tuhan tau aku kehilangan mu.

dan tuhan seakan mengerti apa yang terbaik untuk mu.
terbaik mu bukanlah aku.
bukan diriku.
kita memang seharus nya tak bersama.
bukan sebuah kebetulan kita bertemu.
bukan sebuah kebetulan kita pernah bersama.
itu adalah takdir ku.
takdir mu .
takdir kita yang menyatukan.
dan ketika kita di pisahkan.
aku merasa tuhan tak adil.
menyatukan hanya untuk memisahkan dan meninggalkan luka yang begitu dalam nya.

tapi , itu juga takdir kita yang tak bisa terus bersama.
terbukti , kini kau bahagia.
dan aku , hidup dengan jalanku tanpa harus mengitu jalan hidup mu yang tak sejalan dengan ku.
kita berdiri pada dasar yang tak sama rata bukan?
oleh karena itu takdir tak berpihak pada niat kita untuk terus bersama.

tapi satu yang pasti .
aku menyayangimu meski dalam ketidak pedulian mu.
aku tak peduli tentang takdir kita lagi.
aku juga tak berharap banyak.
aku hanya berharap , aku , kau , bahagia dengan jalan kita yang tak sejalan itu .
kau bahagialah dengan jalan mu sendiri.
maka aku akan bahagia juga.

Comments

Popular posts from this blog

Lirik dan terjemahan lagu Palestine Will Be Free (Palestina Akan Bebas) | Maher Zain

Every day we tell each other That this day will be, will be the last And tomorrow we all can go home free And all this will finally end Palestine tomorrow will be free Palestine tomorrow will be free No mother no father to wipe away my tears That's why I won't cry I feel scared but I won't show my fears I keep my head high Deep in my heart I never have any doubt that Palestine tomorrow will be free Palestine tomorrow will be free I saw those rockets and bombs shining in the sky Like drops of rain in the sun's light Takin away everyone dear to my heart Destroying my dreams in a blink of an eye What happened to our human rights? What happened to the sanctity of life? And all those other lies? I know that I'm only a child But is your conscience still alive? Ooooooh ... Yeaaah I will caress with my bare hands Every precious grain of sand Every stone and every tree Cuz no matter what they do They can neve...

Buku pelajaran (kehidupan)

Perjalanan ku masih panjang. Pembuka ku adalah judul dari kehidupan ku. Akan banyak koma dan titik yang akan menghalangiku. Akan ada paragraf yang menjorok ke dalam dan mendorong ku untuk jatuh. Jatuh pada kalimat kalimat sadis yang ingin mengiris. Hati ini akan berakhir tragis "pikir ku". Aku berjalan menyusuri setapak kata. Terus berjalan melewati rentetan kalimat sambil melompat lompat menghindari lubang lubang sepasi. Jikalau aku jatuh bisa saja aku tertusuk huruf L. Yang menjadi awal dari kata "Luka". Aku melihat banyak yang jatuh. Mereka terjebak huruf C yang terlihat nyaman untuk berbaring di dalam nya. Dan mereka tidak tau kalau C adalah awal dari kata "Cinta". Ku lanjutkan perjalanan ku, dan aku terhenti melihat hamparan kalimat panjang yang berbunyi. "Prihal kata itu hanya kata, hati mu adalah kebenaran yang nyata". Di sambung kalimat lain nya yang berbunyi. "Baik buruk dirimu, adalah keputusan mu dan hidup mu akan ...

Puisi kecil penyampai sesal

memberi arti dari sebuah kata melalui puisi melalui puisi yang ku ciptakan .. mewakili hati .. yang bercerita tentang perasaan. yang sedang berusaha mengalirkan rasa sesal .. rindu yang seringkali membuat air mata ini mengalir. membuat lebam pelipis mata .. tidak peduli berapa banyak air mata yang terbuang sia-sia. hanya demi satu tujuan .. untuk melupakan. sampai dusta terus berteriak .. menekan kejujuran agar tak berbisik kenangan lagi.. merangkai kata kata , hanya untuk curahan sang kejujuran . karena tak bisa mengungkapkan dan tertekan .. mencoba lagi untuk tetap bertahan . gemetar , menangis , tersedak .. gemetar saat mengingat .. menangis saat mengenang .. tersedak saat menahan air mata .. salahkah bila bersama? apakah diri ini tak pantas untuk cinta nya? sejujur nya aku tak bisa mendusta lagi . aku ingin bicara .. bahwa aku masih mencintai nya..