Skip to main content

Terjebak Sandiwara

bersembunyi ..
dari suara .
bersembunyi
dari langkah.
bersembunyi dan lari .

sendiri adalah nyata .
tertawa , cerita , bersama .
hal yang tak jelas kebenaran nya.
sendiri hal terbaik yang bisa di lakukan.
untuk menangkan diri , dan gelap.
sebagai pelengkap andai nya sendiri saja tak cukup meruntuhkan kepenatan karena kau.

iya , kau ..
karena terlalu percaya lebih dari aku percaya pada diriku sendiri.
kau mengubah logika ku.
menjadi bodoh dengan semua kaindahan yang kau berikan.
apa dengan ini aku harus berhenti berharap lagi?
apa ini yang kau inginkan ?
membuatku jatuh . jatuh dan patah ..
patah seluruh rangkaian cerita yang ku buat seindah mungkin , hancur ..
aku tak peduli dengan diriku .
aku tak peduli dengan apa yang ku punya .
aku tak peduli , sekalipun harus kau ikat cinta ku pada satu papan yang tegak berdiri di tengah lahan yang tandus.
kedinginan , berdebu , usang dan hilang.
dengan kata lain kau abaikan begitu saja semua nya.
kau tinggalkan dengan mudah nya?
kau habiskan waktu dengan sandiwara yang pada akhir nya juga menyakitkan dirimu sendiri.

kau bicara apa?
luka? apa kah kau juga terluka?.
terluka oleh luka yang kau gurat secara sengaja?
apa kau terluka olehku?
benarkah?
tak kah kau pandang dirimu sendiri?
pantas nya kau tau jikalau kau tak lebih dari seorang pengkhianat dan pembual yang handal.
seorang aktor dalam dunia khayalan dan skenario yang kau buat sendiri.
dan kau bawa aku menjadi peran pendukung dalam cerita konyol yang kau buat hanya demi luka seperti ini?
sungguh pantas jika kau ku jadikan seorang yang pandai memutar balikan perasaan ku yang tak ada dalam naskah cerita mu.
aku dan rasaku ini nyata bukan bagian dari sandiwara mu.
dan aku bisa menjamin rasa ini sepenuh nya dalam kendaliku dan aku berhak membuat perasaan ini benci padamu .

Comments

Popular posts from this blog

Lirik dan terjemahan lagu Palestine Will Be Free (Palestina Akan Bebas) | Maher Zain

Every day we tell each other That this day will be, will be the last And tomorrow we all can go home free And all this will finally end Palestine tomorrow will be free Palestine tomorrow will be free No mother no father to wipe away my tears That's why I won't cry I feel scared but I won't show my fears I keep my head high Deep in my heart I never have any doubt that Palestine tomorrow will be free Palestine tomorrow will be free I saw those rockets and bombs shining in the sky Like drops of rain in the sun's light Takin away everyone dear to my heart Destroying my dreams in a blink of an eye What happened to our human rights? What happened to the sanctity of life? And all those other lies? I know that I'm only a child But is your conscience still alive? Ooooooh ... Yeaaah I will caress with my bare hands Every precious grain of sand Every stone and every tree Cuz no matter what they do They can neve...

Buku pelajaran (kehidupan)

Perjalanan ku masih panjang. Pembuka ku adalah judul dari kehidupan ku. Akan banyak koma dan titik yang akan menghalangiku. Akan ada paragraf yang menjorok ke dalam dan mendorong ku untuk jatuh. Jatuh pada kalimat kalimat sadis yang ingin mengiris. Hati ini akan berakhir tragis "pikir ku". Aku berjalan menyusuri setapak kata. Terus berjalan melewati rentetan kalimat sambil melompat lompat menghindari lubang lubang sepasi. Jikalau aku jatuh bisa saja aku tertusuk huruf L. Yang menjadi awal dari kata "Luka". Aku melihat banyak yang jatuh. Mereka terjebak huruf C yang terlihat nyaman untuk berbaring di dalam nya. Dan mereka tidak tau kalau C adalah awal dari kata "Cinta". Ku lanjutkan perjalanan ku, dan aku terhenti melihat hamparan kalimat panjang yang berbunyi. "Prihal kata itu hanya kata, hati mu adalah kebenaran yang nyata". Di sambung kalimat lain nya yang berbunyi. "Baik buruk dirimu, adalah keputusan mu dan hidup mu akan ...

Puisi kecil penyampai sesal

memberi arti dari sebuah kata melalui puisi melalui puisi yang ku ciptakan .. mewakili hati .. yang bercerita tentang perasaan. yang sedang berusaha mengalirkan rasa sesal .. rindu yang seringkali membuat air mata ini mengalir. membuat lebam pelipis mata .. tidak peduli berapa banyak air mata yang terbuang sia-sia. hanya demi satu tujuan .. untuk melupakan. sampai dusta terus berteriak .. menekan kejujuran agar tak berbisik kenangan lagi.. merangkai kata kata , hanya untuk curahan sang kejujuran . karena tak bisa mengungkapkan dan tertekan .. mencoba lagi untuk tetap bertahan . gemetar , menangis , tersedak .. gemetar saat mengingat .. menangis saat mengenang .. tersedak saat menahan air mata .. salahkah bila bersama? apakah diri ini tak pantas untuk cinta nya? sejujur nya aku tak bisa mendusta lagi . aku ingin bicara .. bahwa aku masih mencintai nya..