malam ini
aku berusaha terus terjaga
aku berusaha mengadahkan kedua telapak tangan ku
ku letakkan sejajar ketujuh titik dlam tubuhku bersujud semata hanya untuk sang penciptaku
allah ..
sesungguh nya aku bukanlah makhlukmu yang selalu taat padamu
terkadang aku lupa bahwa saja mungkin ini nafasku yang terakhir
ampunkanlah semua dosa yang melekat pada diri ini ya rob
sejujur nya aku takut
aku takut akan semua kesalahan ini
aku rapuh bagai tangkai lapuk di tengah kering nya pepohonan
ya tuhanku ..
panjangkanlah umur taatku
berilah sedikit waktu saja untuk ku kembali ke jalan mu
jangan biarkan diri ini jauh dari cahaya mu
jangan biarkan diri ini tersesat
tersesat dalam duniawi
tersesat dalam duniawi dan perlahan aku lupa akan tugasku padamu
aku mohon ya allah panjangkanlah umur taatku
tak cukup waktuku untuk menebus segala dosa yang melekat pada tubuh dan hati ini
kini ku sadar bahwa hidup dan matiku ada di tangan mu
maka janganlah engkau cabut ruh ini dari ragaku
sebelum aku dekat dengan mu
aku rindu ayat ayat suci al Qur'an yang telah engkau turunkan sebagai tujuan hidup umat manusia
sungguh aku tak pantas untuk surga nan suci milik mu ya allah
tapi
berikan lah rahmat mu untuku , agar aku dapat masuk dan mencium aroma harum nya surgawi
tuntun aku ya rab
ku sudahi sujudku dengan berdoa ..
terimalah segala doaku ya allah
ampunilah dosa dosa kedua orang tua hamba
berika mereka surga mu
merekalah makhluk ciptaan mu yang paling berharga bagiku
terimalah amal ibadah mereka ya rab
jangan biarkan mereka menderita di dunia maupun akhirat nanti
sungguh air mata ini tak terbendung ..
dikala ku saksikan air mata nya jatuh di hadapan ku ya allah
hamba sayang mereka ya rab
berikanlah yang terbaik untuk mereka di dunia dan akhirat nya
amin ..
Tak banyak kata yg bisa ku ungkap . Sudah lelah hati ini letih . Terlalu jauh ku berlari hingga lupa arah kemana aku harus pulang . Aku muak dengan semua janjiku sendiri . Aku benci dengan keadaan ini . Satu kali aku meneteskan air mata beribu ribu jeritan dalam jiwa. Ku ratapi dengan senyuman palsu . Bahkan jika itu adanya aku akan terus tersenyum di depan yg lain. Hari itu tak ingin ku ingat . Terlalu kelabu samar bayangan kesedihan . Sudah cukup semua itu hilang. Lenyap bagai tak ada yg peduli . Walau nyatanya pahit ini yg harus ku hadapi . Aku sanggup memang walau harus merangkak menerjang badai yg terus menerpa . Hingga akhir nya aku berhasil dengan seluruh luka .harapan yg hilang semua yg pergi dan hingga ku menemukan harapan yg baru . Inilah harapanku dialah dirimu.
Comments
Post a Comment