Skip to main content

Pesan Ayah

Suatu hari arman bertanya pada sang ayah
"Ayah apa aku bisa menjadi mereka?" Sambil menatap orang berdasi sedang menaiki mobil

Sang ayah menjawab sambil tersenyum
"Tentu anak ku , ayah yakin kamu mampu menjadi seperti mereka"

Arman membalas perkataan ayah nya lagi sambil tertunduk
"Tapi aku tak bisa berjanji membahagiakan ayah , ibu , dan adik .. aku merasa aku tak mampu yah , aku tak bisaenjadi seperti ayah"

Ayah menjawab dengan segera dan memegang kedua pundak anak nya
"Nak ayah tak sekalipun mengharapkan apa apa dari mu , ayah hanya ingin di ingat dan selalu di anggap ayah oleh anak nya dan ayah hanya berharap sekali kamu mau mendoakan ayah saat ayah sudah tiada nanti . Karena ayah sadar ayah tak bisa membahagiakan mu , membahagiakan keluarga kita , ayah hanya mampu seperti ini nak . Maafkan ayah" sambil menatap Arman dan meneteskan air mata

Arman memeluk sang ayah
"Aku tau ayah , bagiku ayah sudah luar biasa ayah bisa menghidupi aku ibu dan adik walau tak lebih tapi aku merasakan kita cukup yah , dan itu sudah cukup bagi ku , dan ayah tak perlu takut aku akan melupakan ayah , karena ayah adalah ayahku dan selamanya akan jadi ayahku " ...
Ayah berkata lagi " , ayah pesan padamu nak di dunia ini satu kesalahan cukup untuk membuatmu di benci semua orang tetapi beribu ribu kebaikan seringkali tidak di hargai , disaat itulah ikhlas sangat di butuhkan nak jangan pernah bosan melakukan kebaikan walau seringkali terasa pahit ikhlaslah karena kelak itu yang akan membawamu bisa membahagiakan ayah ibu dan adik adik mu"

Comments

Popular posts from this blog

Lirik dan terjemahan lagu Palestine Will Be Free (Palestina Akan Bebas) | Maher Zain

Every day we tell each other That this day will be, will be the last And tomorrow we all can go home free And all this will finally end Palestine tomorrow will be free Palestine tomorrow will be free No mother no father to wipe away my tears That's why I won't cry I feel scared but I won't show my fears I keep my head high Deep in my heart I never have any doubt that Palestine tomorrow will be free Palestine tomorrow will be free I saw those rockets and bombs shining in the sky Like drops of rain in the sun's light Takin away everyone dear to my heart Destroying my dreams in a blink of an eye What happened to our human rights? What happened to the sanctity of life? And all those other lies? I know that I'm only a child But is your conscience still alive? Ooooooh ... Yeaaah I will caress with my bare hands Every precious grain of sand Every stone and every tree Cuz no matter what they do They can neve...

Buku pelajaran (kehidupan)

Perjalanan ku masih panjang. Pembuka ku adalah judul dari kehidupan ku. Akan banyak koma dan titik yang akan menghalangiku. Akan ada paragraf yang menjorok ke dalam dan mendorong ku untuk jatuh. Jatuh pada kalimat kalimat sadis yang ingin mengiris. Hati ini akan berakhir tragis "pikir ku". Aku berjalan menyusuri setapak kata. Terus berjalan melewati rentetan kalimat sambil melompat lompat menghindari lubang lubang sepasi. Jikalau aku jatuh bisa saja aku tertusuk huruf L. Yang menjadi awal dari kata "Luka". Aku melihat banyak yang jatuh. Mereka terjebak huruf C yang terlihat nyaman untuk berbaring di dalam nya. Dan mereka tidak tau kalau C adalah awal dari kata "Cinta". Ku lanjutkan perjalanan ku, dan aku terhenti melihat hamparan kalimat panjang yang berbunyi. "Prihal kata itu hanya kata, hati mu adalah kebenaran yang nyata". Di sambung kalimat lain nya yang berbunyi. "Baik buruk dirimu, adalah keputusan mu dan hidup mu akan ...

Puisi kecil penyampai sesal

memberi arti dari sebuah kata melalui puisi melalui puisi yang ku ciptakan .. mewakili hati .. yang bercerita tentang perasaan. yang sedang berusaha mengalirkan rasa sesal .. rindu yang seringkali membuat air mata ini mengalir. membuat lebam pelipis mata .. tidak peduli berapa banyak air mata yang terbuang sia-sia. hanya demi satu tujuan .. untuk melupakan. sampai dusta terus berteriak .. menekan kejujuran agar tak berbisik kenangan lagi.. merangkai kata kata , hanya untuk curahan sang kejujuran . karena tak bisa mengungkapkan dan tertekan .. mencoba lagi untuk tetap bertahan . gemetar , menangis , tersedak .. gemetar saat mengingat .. menangis saat mengenang .. tersedak saat menahan air mata .. salahkah bila bersama? apakah diri ini tak pantas untuk cinta nya? sejujur nya aku tak bisa mendusta lagi . aku ingin bicara .. bahwa aku masih mencintai nya..