Sejuk nya tak hanya terasa di kulit.
Tapi nafas , hembusan demi hembusan , hirupan demi hirupn merasakan kesejukan hingga rongga paru paru.
Tidak hanya nyaman , tapi terasa aman.
Ketika hatiku merasa sejuk .
Jatuh hati pada seorang anak manusia.
Insan sempurna bagai kesejukan embun senja.
Ku dengar daun gugur ..
Ku dengar suara gemercik air turun dari semesta sejuta bintang
Tiba tiba ku ingat tatapan mata penuh dengan cinta.
Ketika hati merasa cinta , tidak hanya hati yang merasakan nya.
Tapi juga seluruh tubuh , setiap sendi ,sampai pikiran nya.
Dan hal yang sama terjadi saat cinta mulai jatuh .
Bukan hanya hati yang merasa sakit . tapi setiap sendi , tubuh nya bahkan logika dan impian nya .
Lalu membuat keterpurukan yang amat menjerat. Sampai ..
Berputus asa..
Tak banyak kata yg bisa ku ungkap . Sudah lelah hati ini letih . Terlalu jauh ku berlari hingga lupa arah kemana aku harus pulang . Aku muak dengan semua janjiku sendiri . Aku benci dengan keadaan ini . Satu kali aku meneteskan air mata beribu ribu jeritan dalam jiwa. Ku ratapi dengan senyuman palsu . Bahkan jika itu adanya aku akan terus tersenyum di depan yg lain. Hari itu tak ingin ku ingat . Terlalu kelabu samar bayangan kesedihan . Sudah cukup semua itu hilang. Lenyap bagai tak ada yg peduli . Walau nyatanya pahit ini yg harus ku hadapi . Aku sanggup memang walau harus merangkak menerjang badai yg terus menerpa . Hingga akhir nya aku berhasil dengan seluruh luka .harapan yg hilang semua yg pergi dan hingga ku menemukan harapan yg baru . Inilah harapanku dialah dirimu.
Comments
Post a Comment