Sela jari menunggu .
Sedikit tempat di hati menanti.
Rengkuhan sejati cinta yang abadi.
Seraya mengumumka pada setiap telinga.
Bahwa cinta ini sejati.
Terjatuh ,terkulai,basah .
Jatuh hati pada cinta suci
Terkulai kecewa mengganjal sesak.
Basah teiris luka sayatan
Menggenang, air di kelopak mata.
Kuatkah hati jika terus tersiksa luka.
Tahankah membendung derai air mata ini.
Hingga sampai tak ada air mata terlihat lagi
Hilang .. Sudah hilang ..
Biarlah pergi
Dan hati akan terus mengejar cinta sejati nya.
Tak banyak kata yg bisa ku ungkap . Sudah lelah hati ini letih . Terlalu jauh ku berlari hingga lupa arah kemana aku harus pulang . Aku muak dengan semua janjiku sendiri . Aku benci dengan keadaan ini . Satu kali aku meneteskan air mata beribu ribu jeritan dalam jiwa. Ku ratapi dengan senyuman palsu . Bahkan jika itu adanya aku akan terus tersenyum di depan yg lain. Hari itu tak ingin ku ingat . Terlalu kelabu samar bayangan kesedihan . Sudah cukup semua itu hilang. Lenyap bagai tak ada yg peduli . Walau nyatanya pahit ini yg harus ku hadapi . Aku sanggup memang walau harus merangkak menerjang badai yg terus menerpa . Hingga akhir nya aku berhasil dengan seluruh luka .harapan yg hilang semua yg pergi dan hingga ku menemukan harapan yg baru . Inilah harapanku dialah dirimu.
Comments
Post a Comment