Masih pena yang sama.
Masih rindu yang serupa .
Air mata yang dulu
Masih terasa.
Getir nya detik demi detik kisah ini.
Tak berujung .
Pena tolonglah tuliskan puisi rinduku .
Kertas , izinkan aku sampaikan rinduku.
Melaluimu dalam kata demi kata.
Meneteskan air mata di setiap puisi yang ku buat .
Aku tak ingin tersenyum lagi.
Sudah cukup aku bersandiwara.
Lelah ku jalani cinta yang semu.
Biar kelam hari hari ku.
Biar hitam semua detik demi detik ini.
Hanya aku yang rasa ,
Kamu , bahagialah di setiap harimu.
Akan ku temani lewat puisi puisi basi.
Ketas basah dengan hujan air mata.
Agar kau mengerti .
Apa harus aku basahi dengan tetes demi tetes darah yang ku punya.
Akan ku lakukan jika itu yang membuat semua hasrat mu terpenuhi.
Aku akan datang dengan selembar puisi terakhir.
Aku akan datang untuk yang terakhir
Kertas puisi itu akan ku biarkan basah karna hujan.
Akan ku biarkan robek karena hujan.
Agar kau tau bagaimana usahaku.
Agar kau paham bagaimana caraku mencintai .
Bukan diatas kertas .
Tapi diatas segalanya.
Secara tak sadar kehidupan yang kita jalani datar dan setiap hari nya terus berulang ulang tapi coba kita liat gaya hidup unik yg di jalankan oleh sebagian orang . Mereka mengerti betul time management sehingga mereka bisa mengatur istirahat mereka cukup tugas mereka clear dan tubuh tetap fit . Kunci utama nya adalah agama ,ibadah dan lain lain yg berhubungan dengan diri kita dan allah swt (tuhan ) Bayangkan jika kita bekerja atau sekolah .. di kantor kita hampir 12 jam bekerja sisanya adalah istirahat . Dan sekolah 9 jam belajar sisanya untuk mengerjakan tugas dan lain lain .. dalam satu hari pebuh dengan aktifitas yg menguras otak dan tenaga .. tapi coba anda bayangkan di setiap hari anda solat paling lama 15 menit dalam satu hari anda hanya meluangkan waktu 75 menit untuk ibadah . Dan jika di perkecil lagi 75 menit jikalau hitunglah solat 10 menit dan berdoa 5 menit . Anda dalam satu hari hanya berdoa 25 menit bandingkan dengan rutinitas anda yg mencapai 12 atau 9 jam tadi. Sangat...
Comments
Post a Comment