Aku kecewa .
Aku Benci ..
Sakit melihat nya.
Hujan dalam hati ini .
Menandakan tangisanku.
Kamu bodoh .
Kamu bahkan tak bisa merasakan .
Rasa inii . Mencintai .
Mencintai kamu.
Sepenuh nya . Cuma kamu.
Jika rasa ku ini .
Harus aku lupakan kenangan.
Hanya jadi histori.
Aku tidak seperti itu.
Kau keliru.
Aku hanya . Hanya ingin bersama.
Apa pedulimu?
Setiap minggu kita dulu.
Setiap hari yang kita lewati.
Kamu pikir itu apa?
Itu kenangan kita.
Haruskah aku bakar semua itu.
Aku musnahkan semua tentangmu.
Kamu tau . Sampai saat ini aku masih bisa ingat tentang kamu.
Apa aku dimatamu?
Siapa aku di matamu?
Sosok yang merusak kebahagiaanmu?
Menyia nyiakan hidup kamu?
Apa iya? Kamu anggap aku sperti itu?
Kamu pikir aku bercanda. Dengan hubungan ini?
Semua memng terlambat.
Sekarang aku jamin rasaku sendiri.
Hanya aku . Yang bisa berikan seluruh rasa sayangku . Bahkan hidupku sendiri bila perlu aku kasih untuk mu.
Tak ada yang bisa sayangi kamu lebih dari aku .
Siapapun tak ada yang mampu sayangi kamu seperti aku . Yang menyayangi kamu lebih dari aku menyayangi diriku sendiri.
Tak banyak kata yg bisa ku ungkap . Sudah lelah hati ini letih . Terlalu jauh ku berlari hingga lupa arah kemana aku harus pulang . Aku muak dengan semua janjiku sendiri . Aku benci dengan keadaan ini . Satu kali aku meneteskan air mata beribu ribu jeritan dalam jiwa. Ku ratapi dengan senyuman palsu . Bahkan jika itu adanya aku akan terus tersenyum di depan yg lain. Hari itu tak ingin ku ingat . Terlalu kelabu samar bayangan kesedihan . Sudah cukup semua itu hilang. Lenyap bagai tak ada yg peduli . Walau nyatanya pahit ini yg harus ku hadapi . Aku sanggup memang walau harus merangkak menerjang badai yg terus menerpa . Hingga akhir nya aku berhasil dengan seluruh luka .harapan yg hilang semua yg pergi dan hingga ku menemukan harapan yg baru . Inilah harapanku dialah dirimu.
Comments
Post a Comment