Skip to main content

Terakhir

Assalamualaikum  selamat malam pemirsa dan para sahabat blogger mungkin ini posting terakhir saya , selanjut nya akan di lanjutkan oleh teman saya sany malam hari ini saya mau posting sedikit nih masih tentang kata kata seperti biasa :D

seorang ibu membesarkan anak nya 

saat kamu masih di kandungan nya , bulan pertama ibu mu mulai merasakan hadirmu dalam rahim nya .

dan bulan kedua , perut ibumu mulai membesar seiring pertumbuhan mu ibu mu terus mengelus perut nya sambil tersenyum .

bulan ketiga kau mulai tumbuh semakin besar , ibumu mulai merasa berat pada perut nya tapi ia tahan dengan senyuman dan harapan padamu agar bisa menjadi anak yang berbakti pintar soleh dan solehah .

memasuki bulan ke empat , kau mulai menendang rahim ibu mu semakin senang hati ibu mu merasakanmu di dalam rahim nya.

pada saat bulan ke lima , ibumu kesulitan untuk tidur , bahkan beraktivitas tapi lagi lagi ibumu tetap tersenyum ikhlas melindungimu meski sulit .
 
bulan selanjut nya sampai kau lahir ibu mu mempertaruh kan nyawa nya hanya untuk agar kau bisa melihat indah nya dunia . sakit yang mendera saat ibu mu melahirkan mu terbayar dengan hadir mu , meski pucat lemas ibu mu memeluk tubuh kecil mu .

ia merawatmu ia membesarkan mu hingga saat kau berumur satu tahun ibu mu terus merawat mu dengan penuh kasih sayang perhatian yang tulus pada mu

saat kau berumur 5 tahun ibu mu mengajarkan mu membaca , menulis dan menanyakan apa cita citamu nanti.

saat kau berumur 7 tahun kau mulai bersekolah ibu dan ayah mu menyekolahkan mu ibu mu yang mengantar ibu mu menyuapi mu makan saat kaua sik bermain dengan teman teman mu.

saat kau berumur 11 tahun kau mulai bersekolah menengah pertama kau mulai mandiri saat kau pulang dari sekolah mu ibu mu menyiapkan makanan dan menyuruh mu segera makan
kekhawatiran ibu mu terhadap mu tak akan pernah habis hingga kau lulus sekolah menengah atas.

saat kau berumur 20 tahun kkau mulai melamar kerja dan ayah ibumu hanya tersenyum bahagia melihat buah hati nya telah tumbuh dewasa dengan sedikit haarapan kau akan memberikan yang terbaik untuk keluarga mu nanti tanpa ibumu mengharapkan sedikitpun hasil dari jerih payah mu.

dan kau telah berumur 27 tahun kau meminta restu untuk menikah , ibumu merestui keinginan mu dan ia lagi lagi tersenyum dan meneteskan air matanya melihat mu di pelaminan bersama orang yang paling kau sayang .

saat kau berumur 30 tahun dan kau sudah menjadi seorang yang sukses cita citamu telah kau capai dan saat itu ibumu menelfon mu "nak ibu kangen pulang nak nengok ibu dan ayah di kampung" dan kau menjawab "maaf bu aku lagi banyak kerjaan lain kali ibu telfon lagi ya"
ibu mu menangis mendengar kata kata mu sambil membayangkan kau sedang bermain saat kau masih kecil.

saat kau berumur 35 tahun ibu mu menelfone mu "nak pulang nak ibu dan ayah kangen sma kamu nak" lagi lagi kau menjawab menolak untuk pulang dengan alasan kau sedang sibuk dengan pekerjaan mu.

hingga pada akhir nya ibu mu sakit sakitan dan ia ingin menelfon mu tapi ia mengurungkan niat nya kaarna tidak ingin mwngganggu mu. hingga ada telfon dari nomor hp ibumu, dan kau berkata " asalamualikum bu aku akan pulang sekarang bu ibu mau apa? aku ananti belikan untuk ibu" tapi jawaban yg kau dengar adalah "ibumu telah pergi ini om mu ibumu sakit dan ia tak selamat kamu harus pulang meminta maaf dan menguburkan ibumu" kau hanya bisa menangis menyesal tidak bisa memenuhi keinginan ibu mu walau hanya ingin berjumpa dengan mu anak dan istrimu.

ibu adalah wanita yang paling mulia bagi anak nya ibu adalah malaikat bagi anak dan anak tak seharus nya melawan pada ibu yang telah membesarkan mu , merawat mu dan meskipun kamu ingin membalas nya dengan apapun bahkan dengan kau bawakan bulan ke hadapan  ibu mu takan mampu membalas apa yang telah ibumu lakukan kkepada mu sejak kamu di kandungan hingga kau dewasa dan hingga ibu mu tiada .

Comments

Popular posts from this blog

Lirik dan terjemahan lagu Palestine Will Be Free (Palestina Akan Bebas) | Maher Zain

Every day we tell each other That this day will be, will be the last And tomorrow we all can go home free And all this will finally end Palestine tomorrow will be free Palestine tomorrow will be free No mother no father to wipe away my tears That's why I won't cry I feel scared but I won't show my fears I keep my head high Deep in my heart I never have any doubt that Palestine tomorrow will be free Palestine tomorrow will be free I saw those rockets and bombs shining in the sky Like drops of rain in the sun's light Takin away everyone dear to my heart Destroying my dreams in a blink of an eye What happened to our human rights? What happened to the sanctity of life? And all those other lies? I know that I'm only a child But is your conscience still alive? Ooooooh ... Yeaaah I will caress with my bare hands Every precious grain of sand Every stone and every tree Cuz no matter what they do They can neve...

Buku pelajaran (kehidupan)

Perjalanan ku masih panjang. Pembuka ku adalah judul dari kehidupan ku. Akan banyak koma dan titik yang akan menghalangiku. Akan ada paragraf yang menjorok ke dalam dan mendorong ku untuk jatuh. Jatuh pada kalimat kalimat sadis yang ingin mengiris. Hati ini akan berakhir tragis "pikir ku". Aku berjalan menyusuri setapak kata. Terus berjalan melewati rentetan kalimat sambil melompat lompat menghindari lubang lubang sepasi. Jikalau aku jatuh bisa saja aku tertusuk huruf L. Yang menjadi awal dari kata "Luka". Aku melihat banyak yang jatuh. Mereka terjebak huruf C yang terlihat nyaman untuk berbaring di dalam nya. Dan mereka tidak tau kalau C adalah awal dari kata "Cinta". Ku lanjutkan perjalanan ku, dan aku terhenti melihat hamparan kalimat panjang yang berbunyi. "Prihal kata itu hanya kata, hati mu adalah kebenaran yang nyata". Di sambung kalimat lain nya yang berbunyi. "Baik buruk dirimu, adalah keputusan mu dan hidup mu akan ...

Puisi kecil penyampai sesal

memberi arti dari sebuah kata melalui puisi melalui puisi yang ku ciptakan .. mewakili hati .. yang bercerita tentang perasaan. yang sedang berusaha mengalirkan rasa sesal .. rindu yang seringkali membuat air mata ini mengalir. membuat lebam pelipis mata .. tidak peduli berapa banyak air mata yang terbuang sia-sia. hanya demi satu tujuan .. untuk melupakan. sampai dusta terus berteriak .. menekan kejujuran agar tak berbisik kenangan lagi.. merangkai kata kata , hanya untuk curahan sang kejujuran . karena tak bisa mengungkapkan dan tertekan .. mencoba lagi untuk tetap bertahan . gemetar , menangis , tersedak .. gemetar saat mengingat .. menangis saat mengenang .. tersedak saat menahan air mata .. salahkah bila bersama? apakah diri ini tak pantas untuk cinta nya? sejujur nya aku tak bisa mendusta lagi . aku ingin bicara .. bahwa aku masih mencintai nya..