Skip to main content

surat terakhirku

sayang maafkan aku bila nanti ku tak bisa menemaninu lagi , ini mungkin pesan terakhirku tentang cintaku yang tulus padamu, maafkan aku bila nanti hari harimu tak lagi ada sapa ku di setiap bangun tidurmu , maafkan aku bila nanti tak ada ucapanku di setiap waktu kau akan tidur , maafkan aku .

tapi ungatlah sayang kau akan tetap ada dalam hati ini , jika nanti kau menemukan kebahagiaan mu dan kau telah menemukan kehidupanmu percayalah aku akan senang melihatmu tersenyum meski ragaku tak dapat kau lihat lagi.

sayang saat ku tuliskan tulisan ini semua tentangmu telah di basahi air mata .maafkan aku yang belum bisa membuatmu bahagia.

bidadariku maafkan aku yang tak bisa menjadi pendampngmu , teman hidupmu , tenman berbagimu maafkan aku aku harus pergi.

sungguh ini bukan keinginanku , tapi tuhan menginginkan hal yang lain , aku yakin kau tau dan mengerti tentang ini.

kau adalah wanita yang hebat aku yakin kau takan menangis bukan? janganlah menangisiku sayang .
kau dapat mengenangku tapi bukan dengan air matamu

kau juga yang mengajariku bagaimana hidup berguna , kau mengajariku bagaimana membuat hidupku lebih berarti dan kini aku tau , itu karna kau kau yang membuatku berarti , kau selalu ingatkan aku untuk ibadah kepada allah kau selalu mengingatkan ku akan kondisiku yang senakin lama semakin memburuk.

oleh sebab itu sayang , jangan kau tangisi jikalau aku tak dapat menyentuhmu lagi maafkan aku jika mataku tak dapat terbuka dan menatap dirimu lagi , maafkan aku jika bibir ku tak dapat lagi tersenyum kepadamu dan  maafkan aku jika aku tak dapat bicara "aku sayang kamu" lagi.

percayalah sayang kau akan abadi di hatiku. mafkan aku atas kepergian ku ini .. tuhan memberikan ku kesempatan bernafas dan bersama mu hanya sampai hari ini hari di mana kau membaca surat terakhirku ini .

jika nanti kau membaca surat ini dan menemuiku berjanjilah untuk tersenyum di depan batu nisanku nanti.

Comments

Popular posts from this blog

Lirik dan terjemahan lagu Palestine Will Be Free (Palestina Akan Bebas) | Maher Zain

Every day we tell each other That this day will be, will be the last And tomorrow we all can go home free And all this will finally end Palestine tomorrow will be free Palestine tomorrow will be free No mother no father to wipe away my tears That's why I won't cry I feel scared but I won't show my fears I keep my head high Deep in my heart I never have any doubt that Palestine tomorrow will be free Palestine tomorrow will be free I saw those rockets and bombs shining in the sky Like drops of rain in the sun's light Takin away everyone dear to my heart Destroying my dreams in a blink of an eye What happened to our human rights? What happened to the sanctity of life? And all those other lies? I know that I'm only a child But is your conscience still alive? Ooooooh ... Yeaaah I will caress with my bare hands Every precious grain of sand Every stone and every tree Cuz no matter what they do They can neve...

Buku pelajaran (kehidupan)

Perjalanan ku masih panjang. Pembuka ku adalah judul dari kehidupan ku. Akan banyak koma dan titik yang akan menghalangiku. Akan ada paragraf yang menjorok ke dalam dan mendorong ku untuk jatuh. Jatuh pada kalimat kalimat sadis yang ingin mengiris. Hati ini akan berakhir tragis "pikir ku". Aku berjalan menyusuri setapak kata. Terus berjalan melewati rentetan kalimat sambil melompat lompat menghindari lubang lubang sepasi. Jikalau aku jatuh bisa saja aku tertusuk huruf L. Yang menjadi awal dari kata "Luka". Aku melihat banyak yang jatuh. Mereka terjebak huruf C yang terlihat nyaman untuk berbaring di dalam nya. Dan mereka tidak tau kalau C adalah awal dari kata "Cinta". Ku lanjutkan perjalanan ku, dan aku terhenti melihat hamparan kalimat panjang yang berbunyi. "Prihal kata itu hanya kata, hati mu adalah kebenaran yang nyata". Di sambung kalimat lain nya yang berbunyi. "Baik buruk dirimu, adalah keputusan mu dan hidup mu akan ...

Puisi kecil penyampai sesal

memberi arti dari sebuah kata melalui puisi melalui puisi yang ku ciptakan .. mewakili hati .. yang bercerita tentang perasaan. yang sedang berusaha mengalirkan rasa sesal .. rindu yang seringkali membuat air mata ini mengalir. membuat lebam pelipis mata .. tidak peduli berapa banyak air mata yang terbuang sia-sia. hanya demi satu tujuan .. untuk melupakan. sampai dusta terus berteriak .. menekan kejujuran agar tak berbisik kenangan lagi.. merangkai kata kata , hanya untuk curahan sang kejujuran . karena tak bisa mengungkapkan dan tertekan .. mencoba lagi untuk tetap bertahan . gemetar , menangis , tersedak .. gemetar saat mengingat .. menangis saat mengenang .. tersedak saat menahan air mata .. salahkah bila bersama? apakah diri ini tak pantas untuk cinta nya? sejujur nya aku tak bisa mendusta lagi . aku ingin bicara .. bahwa aku masih mencintai nya..