Skip to main content

kisah sebuah gambar hati

suatu bentuk hati pada sebuah kertas bersih yang hancur dan ternodai dengan bau nya coretan tinta hitam yang hanya memberikan coretan coretan luka pada gambar hati yang pernah tergambar .tak butuh waktu lama agar gambar hati tersebut tertutup oleh coretan coretan tnta hitam yang tak beraturan memberikan sebuah goresan yang sangat terasa hingga merobek kertas yang telah penuh oleh banyak nya coretan tinta hitam.
lalu setelah kertas tersebut robek kertas tersebut di basahi oleh tumpahan air yang tumpah tersenggol oleh sebuah pena. lalau kertas itupun semakin layu dan basah dengan tinta yang mulai meluntur memenuhi kertas dengan warna hitam dan gambar hati itupun hanya bisa terima dirinya hancur layu dan tak tampak lagi oleh sebuah noda , mungkin noda tersebut sebagai penanda kekecewaan seseorang, namun tanpa di sangka coretan tinta merah yang membentuk hati itu muncur di bagian belakang kertas tersebut . dengan samar hatii itu terus berjuang agar dirinya bertahan dalam balutan tinta hitam yang terus meresap ke dalam serat serat kasar kertas tersebut dan hingga akhir nya kertas tersebut jatuh dan terlipat lipat hingga mengering . kertas itu terus mengering hingga terbakar oleh pantulan sinar matahari yang terhalang kaca. namun dalam kertas tersebut telah pernah tercoretkan sebuah tinta merah yang membentuk sebauh hati yang menderita hingga akhir nya ia menjadi sebuah asap putih ber aromakan sebuah tinta hati yang dahulu pernah di buat dengan sepenuh hati oleh seseorang yang pernah merasakan indah nya sebuah coretan di sebuah kertas yang bersih sebelum orang tersebuat mengalami kesedihan yang mendalam dan tinta hitam menutupi indah nya hati yang pernah di gambar oleh tangan nya sendiri

Comments

Popular posts from this blog

Lirik dan terjemahan lagu Palestine Will Be Free (Palestina Akan Bebas) | Maher Zain

Every day we tell each other That this day will be, will be the last And tomorrow we all can go home free And all this will finally end Palestine tomorrow will be free Palestine tomorrow will be free No mother no father to wipe away my tears That's why I won't cry I feel scared but I won't show my fears I keep my head high Deep in my heart I never have any doubt that Palestine tomorrow will be free Palestine tomorrow will be free I saw those rockets and bombs shining in the sky Like drops of rain in the sun's light Takin away everyone dear to my heart Destroying my dreams in a blink of an eye What happened to our human rights? What happened to the sanctity of life? And all those other lies? I know that I'm only a child But is your conscience still alive? Ooooooh ... Yeaaah I will caress with my bare hands Every precious grain of sand Every stone and every tree Cuz no matter what they do They can neve...

Buku pelajaran (kehidupan)

Perjalanan ku masih panjang. Pembuka ku adalah judul dari kehidupan ku. Akan banyak koma dan titik yang akan menghalangiku. Akan ada paragraf yang menjorok ke dalam dan mendorong ku untuk jatuh. Jatuh pada kalimat kalimat sadis yang ingin mengiris. Hati ini akan berakhir tragis "pikir ku". Aku berjalan menyusuri setapak kata. Terus berjalan melewati rentetan kalimat sambil melompat lompat menghindari lubang lubang sepasi. Jikalau aku jatuh bisa saja aku tertusuk huruf L. Yang menjadi awal dari kata "Luka". Aku melihat banyak yang jatuh. Mereka terjebak huruf C yang terlihat nyaman untuk berbaring di dalam nya. Dan mereka tidak tau kalau C adalah awal dari kata "Cinta". Ku lanjutkan perjalanan ku, dan aku terhenti melihat hamparan kalimat panjang yang berbunyi. "Prihal kata itu hanya kata, hati mu adalah kebenaran yang nyata". Di sambung kalimat lain nya yang berbunyi. "Baik buruk dirimu, adalah keputusan mu dan hidup mu akan ...

Puisi kecil penyampai sesal

memberi arti dari sebuah kata melalui puisi melalui puisi yang ku ciptakan .. mewakili hati .. yang bercerita tentang perasaan. yang sedang berusaha mengalirkan rasa sesal .. rindu yang seringkali membuat air mata ini mengalir. membuat lebam pelipis mata .. tidak peduli berapa banyak air mata yang terbuang sia-sia. hanya demi satu tujuan .. untuk melupakan. sampai dusta terus berteriak .. menekan kejujuran agar tak berbisik kenangan lagi.. merangkai kata kata , hanya untuk curahan sang kejujuran . karena tak bisa mengungkapkan dan tertekan .. mencoba lagi untuk tetap bertahan . gemetar , menangis , tersedak .. gemetar saat mengingat .. menangis saat mengenang .. tersedak saat menahan air mata .. salahkah bila bersama? apakah diri ini tak pantas untuk cinta nya? sejujur nya aku tak bisa mendusta lagi . aku ingin bicara .. bahwa aku masih mencintai nya..